KEMBANG – SMAN 1 Kembang sukses melaksanakan transformasi infrastruktur sekolah melalui program revitalisasi pemerintah tahun anggaran 2025. Proyek yang dikelola oleh Panitia Pembangunan Sarana dan Prasarana (P2SP) ini telah rampung 100% sesuai target, mencakup rehabilitasi gedung dan pembangunan fasilitas sanitasi baru yang kini telah siap digunakan sepenuhnya oleh warga sekolah.

Berdasarkan data teknis, pembangunan ini terbagi menjadi dua sektor utama. Pertama, rehabilitasi tujuh unit ruang yang menelan anggaran sebesar Rp908.209.000. Kedua, pembangunan enam unit fasilitas toilet baru dengan alokasi dana sebesar Rp487.368.000. Seluruh proses pengerjaan dipastikan berjalan tepat waktu dan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.

Di sela-sela peninjauan hasil akhir, Panitia P2SP SMAN 1 Kembang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mengawal proyek ini. Pihak panitia mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, serta Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Provinsi Jawa Tengah atas kepercayaan dan alokasi bantuan yang diberikan.

Secara khusus, panitia juga menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada tim fasilitator, tim perencana, serta tim pengawas yang telah bekerja keras memastikan setiap detail bangunan sesuai dengan spesifikasi teknis dan standar keamanan. Kerja sama yang solid antara pihak sekolah, Komite Sekolah, Kepala Sekolah, serta seluruh warga sekolah menjadi kunci utama keberhasilan revitalisasi tahun ini sehingga dapat berjalan dengan sangat baik.

Kepala SMAN 1 Kembang, Bapak Soepartono, S.Pd, M.Pd, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terselesaikannya proyek ini tanpa kendala berarti. Beliau menegaskan bahwa peningkatan fasilitas ini merupakan langkah konkret dalam memajukan kualitas pendidikan di wilayah Kembang.

“Kami sangat bersyukur seluruh tahapan revitalisasi berjalan sesuai target 100%. Manfaat dari revitalisasi ini sangat krusial demi kemajuan pendidikan dan peningkatan standar sarana prasarana. Kini, kenyamanan dalam proses belajar mengajar dapat dirasakan langsung oleh siswa maupun seluruh warga sekolah,” ujar Soepartono.

Lebih lanjut, Soepartono berharap momentum pembangunan ini terus berlanjut di masa mendatang. Pihak sekolah optimis bahwa peningkatan mutu pendidikan harus diimbangi dengan fasilitas yang mumpuni.

“Kami berharap pada tahun anggaran berikutnya, SMAN 1 Kembang kembali mendapatkan dukungan bantuan untuk kebutuhan prioritas lainnya, seperti rehabilitasi ruang kelas, pengembangan sarana olahraga, ruang guru, hingga ruang OSIS. Semua ini semata-mata demi peningkatan mutu dan prestasi siswa kami di masa depan,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *